BRMP NTT Memberikan Pelatihan Pengendalian Hama Menggunakan Pestisida Nabati Bagi Mahasiswa PKL
Kupang, 3 September 2025, bertempat di Aula B BRMP NTT diadakan pelatihan pengendalian hama dengan menggunakan pestisida nabati, oleh narasumber Andri Dias Setiawan, S.Si (Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan) dan Hilma Nur Aida Syafira, S.T (Analis Standarisasi) materi tentang ”pengenalan hama dan penyakit bagaimana cara mencegah dan mengatasinya”. Pelatihan ini diberikan kepada siswa PKL (SMK N kabupaten Kupang dan SMK Tek.Mahwira Mnelaanen kabupaten Timor Tengah Selatan) di BRMP NTT yang berjumlah 14 orang agar mendapatkan ilmu yang lebih banyak untuk bekal nanti setelah lulus sekolah.
Materi yang disampaikan narasumber yaitu Pengendalian Hama Terpadu (PHT) dibidang Hortikultura. PHT ini merupakan sistem pengendalian hama dengan cara mengintegrasikan berbagai teknik pengendalian hama, termasuk pengendalian biologis, pengendalian kimiawi, pengendalian fisik dan pengendalian mekanik. PHT yang telah dilakukan di Taman Agro Modern meliputi pengolahan tanah, penggunaan mulsa, rotasi tanaman, penggunaan refugia di sekitar tanaman, dan tumpang sari. Secara umum pengendalian hama terpadu ini merupakan sebuah cara untuk mengurangi penggunaan pestisida kimia yang memiliki dampak negatif terhadap manusia dan lingkungan apabila tidak digunakan secara bijak.
Pelatihan selanjutnya dilanjutkan dengan praktik pembuatan pestisida nabati menggunakan buah maja (Aegle marmelos). Buah maja ini mengandung senyawa tanin yang memiliki rasa pahit sehingga tidak disukai oleh serangga yang menjadi hama pada tanaman. Dengan adanya kandungan ini menjadikan buah maja direkomendasikan sebagai salah satu bahan untuk pestisida alami.
Pelatihan ini diharapkan siswa PKL dapat menambah keilmuannya di bidang budidaya hortikultura secara khususnya di bidang pengendalian hama. Saat ini pengendalian hama hanya memanfaatkan bahan kimia yang memiliki dampak buruk bagi lingkungan apabila digunakan terus-menerus. Dengan pelatihan PHT dan praktik pembuatan insektisida nabati bagi siswa PKL, diharapkan para siswa dapat menjaga lingkungan dengan baik.(ADS)